Sukseskan Jambore Nasional 2016

Mari Bersama Kita Sukseskan Jambore Nasional 2016

Pramuka Baru , Generasi Baru

Mewujudkan Pramuka Yang Relevan Dengan Anak Muda Untuk Perubahan

Pramuka Penting Untuk Bangsa Indonesia

Sri Sultan Hamengkubuwono IX

Sukseskan Jambore Pramuka Sedunia Ke-23

Jepang , 28 Juli sampai dengan 8 Agustus 2015

Rabu, 31 Agustus 2016

IAIN PURWOKERTO GELAR GELADI PRAMUKA PENEGAK KREATIF


PRAMUKANEWS.COM | PURWOKERTO : Racana Sunan Kalijaga - Cut Nyak Dien Gudep 26.2833-26.2834 pangkalan IAIN Purwokerto menggelar Geladi Pramuka Penegak Kreatif (Gempar) tingkat Madrasah Aliyah se Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung Sabtu-Minggu (27-28/8/ 2016) di Lapangan Voli Kampus IAIN Purwokerto. Acara dibuka oleh Asdrori Wakil Rektor II ditandai dengan pemukulan Bedug. Turut hadir pada acara pembukaan Ketua Kwarcab Banyumas, Pembina Racana, Racana sahabat serta anggota UKM serta LK di IAIN purwokerto.

Dalam sambutannya Warek II mengucapkan selamat datang bagi para peserta dan mengajak agar kegiatan ini sebagai sarana silaturahmi antar MA Se Jawa Tengah. Saya juga mengucapkan trima kasih kepada Racana IAIN Purwokerto karena kegiatan ini dapat dijadikan sebagai ajang promosi kampus IAIN tercinta kepada adik adik Madrasah Aliyah Se Jateng” katanya.

Dalam sambutanya Ketua Kwarcab Banyumas Achmad Supartono mengatakan bahwa Gerakan Pramuka adalah mendidik pemuda menjadi kader yang berjiwa luhur, maka kegiatan seperti ini diharapkan menjadi sarana dan wahana untuk meningkatkan prestasi di gugusnya masing-masing. “Kegiatan pramuka itu tidak monoton dan mempunyai banyak sekali inovasi-inovasi dalam setiap kegiatan seperti yang di adakan pada kegiatan GEMPAR sekarang,” kata Supartono.

Sedangkan ketua reka kerja M. Fajar Azhari mengatakan kegiatan mengusung tema “Penegak yang kreatif, Inovatif dan Kompetitif”.  Kegiatan perdana yang digelar Racananya ini merupakan geladi pramuka penegak kreatif (GEMPAR) tingkat MA se Jateng Tahun 2016. “Kegiatan memperlombakan kaligrafi, tilawah, khitobah, pioneering mini, PBB variasi serta lomba pentas seni,” katanya.

Kegiatan ini melibatkan 144 peserta dari 9 MA di wilayah Jawa Tengah walaupun kebanyakan masih di Karesidenan Banyumas. “Peserta dari luar karsidenan Banyumas yang ikut berparsitipasi yaitu dari Brebes dan Pemalang,” tambahnya.

Disela-sela kegiatan lomba, Pembina Pramuka MA mengikuti karang pamitran tentang materi seputar Pembina Penegak sekaligus beserta simulasinya. “Pemateri dari Kwarcab Banyumas yaitu Wakhidin Shodiq dan Mahali, keduanya Alumni Racana IAIN purwokerto,” tambah Fajar Ashari.

Usai mengikuti lomba para peserta mendapatkan Training Motifasi yang diberikan oleh Musmualim. “Training Motifasi bertujuan untuk memberikan semangat dan motifasi terhadap adik-adik pramuka dalam setiap kompetisi,” jelasnya.

Kegiatan ditutup secara resmi oleh Pembina Gudep 26.2833 dengan pengumuman serta pembagian penghargaan kejuaraan. Hasil Juara Gempar Geladi Pramuka Penegak Kreatif adalah MA Modern Al Azhary dari Ajibarang mendapat Trophi Bergilir Rektor IAIN Purwokerto. Sedangkan untuk Juara umum Putra dari MAN Pemalang dan Juara umum Putri yaitu dari MA Darunajah Bumiayu.

Hasil ini didapat dari akumulasi nilai setiap lomba yang diperoleh dari para juri yang mempunyai kompetensi tinggi sesuai dengan bidang lomba yang di ujikan. “Kami mengambil Juri dari Kwarcab Banyumas, Kodim 071 Banyumas, Polres Banyumas serta akademisi IAIN Purwokerto,” pungkasnya.

Penulis Agus Waluyo Kord Bidang Abdimas SK-CND IAIN Purwokerto
Edit Parsito Tommy


Selasa, 30 Agustus 2016

1700 PENGGALANG DAN PENEGAK IKUTI LT II DAN KANIRA KWARRAN KOTABARU

 PRAMUKANEWS.COM I Cikampek – Sebanyak 1700an Pramuka penggalang dan penegak se kwartir ranting Kota Baru mengikuti perkemahan Lomba Tingkat (LT) II dan Kata, Seni, dan Olahraga (Kanira) yang digelar pada Sabtu (27/8) hingga senin (29/8) di bumi perkemahan pangulah utara, Kec.Kota Baru, Kab. Karawang dan dibuka secara resmi oleh Ketua Mabiran Kota Baru.

Sekretaris panitia Lukman Buntaran mengatakan “Kegiatan ini digelar dalam rangka mencari regu terbaik untuk selanjutnya dikirim mewakili kwarran Kota Baru dalam LT III di Kabupaten” ujarnya.

Kegiatan yang diisi dengan beragam perlombaan diantaranya bongkar pasang tenda (BPT), LKBBT, cerdas cermat hingga debating ini diikuti oleh seluruh peserta dengan antusias dan penuh semangat baik pada LT II maupun Kanira.

Sementara itu Kamaludin Wakil Ketua Kwarran Kota Baru dalam amanatnya pada malam puncak api unggun berpesan “Jangan jadi Pramuka tujuh delapan yang hanya muncul dibulan Agustus dan September saja akan tetapi setelah selesainya acara ini tetap aktif bahkan bila perlu ditingkatkan kegiatan-kegiatan kepramukaan di gugusdepannya masing-masing” jelasnya.

Lomba Tingkat (LT) II kali ini pangkalan SMP Negeri 2 Kota Baru berhasil menyabet gelar juara umum dan mewakili kwarran Kota Baru untuk berangkat ke LT III di Karawang, sementara untuk Kanira diraih oleh pangkalan MA Al-Ahliyah sebagai juara umum. (Epan)


HUJAN DERAS SAMBUT PEMBUKAAN LT II DAN KANIRA RANTING CIKAMPEK

PRAMUKANEWS.COM I Cikampek – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Cikampek menggelar lomba tingkat (LT) II penggalang dan kata, seni olahraga (kanira) penegak se-kwartir ranting Cikampek, acara yang bertempat di Bumi Perkemahan Pondok Cikampek ini secara resmi dibuka oleh Ketua Mabiran yang juga Camat Cikampek ditandai dengan pelepasan balon ke udara secara simbiolis pada Kamis (25/7).  

Asep Supriadi Ketua Mabiran Cikampek dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Kegiatan Pramuka merupakan hal yang positif bagi generasi muda, dan diharapkan dengan mengikuti Pramuka adik-adik dapat memperluas wawasan” pungkasnya.
Tak berapa lama dari dibukanya kegiatan ini hujan deras melanda Kota Cikampek dan sekitarnya yang membuat arena perkemahan menjadi becek dan berlumpur. “Peserta di evakuasi ke sejumlah sekolah, masjid dan pemukiman warga terdekat sementara peserta yang sakit dievakuasi ke Puskesmas Cikampek menggunakan ambulance yang memang sudah disiapkan panitia” ujar Rusmanto sekretaris panitia LT II dan Kanira ranting Cikampek.

Kondisi arena perkemahan yang becek dan berlumpur tak membuat peserta patah semangat, kegiatan lomba tetap berlanjut dengan menggunakan fasilitas SMP Bina Insani Cikampek dan SD Negeri Cikampek Barat IV.

Upacara penutupan yang dilaksanakan pada Sabtu (27/8) mengumumkan juara lomba tingkat (LT) II kali ini diraih oleh SMP Negeri 2 Cikampek yang menyabet 2 juara umum sekaligus yakni untuk kategori putra dan putri serta berhak mewakili kwartir ranting Cikampek untuk LT III di Karawang, sementara itu juara umum Kanira penegak diraih oleh SMK Taman Siswa Cikampek untuk juara umum putri dan SMA Negeri 2 Cikampek untuk juara umum putra . (Epan)


Resmi Dibuka, Peserta Siap Berlomba Di LT II Kwarran Lumbung

PRAMUKANEWS.COM | Ciamis (29/8) Semangat mewarnai upacara pembukaan Lomba Tingkat 2 yang dilaksanakan oleh Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Lumbung, Senin sore tadi.

" Kakak disini mewakili Ka. Kwarcab yang kebetulan berhalangan hadir , Insya Allah beliau akan beranjang sana dengan adik adik besok hari, untuk itu Kakak resmi buka kegiatan Lomba Tingkat 2 ini " Ucap Mabiran Kwarran Lumbung Kak Aa Ruhiat dalam sambutannya.

Kegiatan ini diikuti oleh Pramuka Penggalang yang dibagi menjadi 2 tingkatan, yakni tingkat SD , dan SLTP, dengan satuan Putera dan Puteri terpisah.

Kegiatan ini sengaja dilaksanakan di penghujung Bulan Agustus 2016, selain sudah menjadi agenda, dipilih karena Masih dalam suasana bulan Pramuka, karena telah dilaksanakannya Jamnas 2016.

" Harus semangat, ikuti kegiatan ini dengan baik, tetap keren, gembira, asyik, seperti Jamnas namun bedanya adik adik bersaing, bersaing dengan sehat " lanjut Kak Aa.

Selama 3 hari kedepan, adik-adik ini akan meramaikan Lapang Desa Darmaraja sebagai Lokasi Buper LT 2 Kwarran Lumbung.

Kegiatan LT 2 ini merupakan serangkaian kegiatan dari Program Kerja Kwarran Lumbung dan akan berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi kedepan, seperti LT 3, LT 4 bahkan sampai LT 5.

Setelah kegiatan LT 2, di penghujung Tahun 2016 akan diberangkatkan 2 Regu Putera dan 2 Regu Puteri untuk mewakili Kwarran Lumbung di LT 3 Kwarcab Ciamis.

" Harapannya kedepan, semoga pemenang dapat mewakili Kwarran Lumbung di LT Tingkat 3 yang akan diselenggarakan oleh Kwarcab Ciamis, sukses dan tetap semangat " Pungkas Kak Mabiran Lumbung.

Nandi
Redaksi-029
Ciamis - Jawa Barat


Jumat, 26 Agustus 2016

[ INFO ] 5TH ASEAN SCOUT JAMBOREE

5th Asean Scout Jamboree akan dilaksanakan pada tanggal 15-20 September 2016 di Tengku Muhammad Ismail Scout Camp, Terengganu, Malaysia.

Edaran surat 5th Asean Scout Jamboree lebih lengkap dapat di unduh website kwarnas Gerakan Pramuka:

1. http://pramuka.or.id/edaran/5th-asean-scout-jamboree-terengganu-malaysia-15-20-september-2016/

2. http://pramuka.or.id/edaran/proposal-kegiatan-5th-asean-scout-jamboree-malaysia-15-20-september-2016/

3. http://pramuka.or.id/edaran/participation-form-5th-asean-scout-jamboree-terengganu-malaysia-15-20-september-2016/

[Humas Kwarnas]

Sumber : FP Kwartir Nasional Gerakan Pramuka

Kamis, 25 Agustus 2016

[ SEJARAH ] Pak Harto, Pramuka, dan Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur

CATATAN JURNALIS---Gerakan Pramuka dengan lambang Tunas Kelapa dibentuk dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961, namun secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada khalayak pada tanggal 14 Agustus 1961 ketika Presiden Soekarno menganugerahkan Panji Gerakan Pramuka dengan Keputusan Presiden RI Nomor 448 Tahun 1961. Sejak saat itu, setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari lahirnya Gerakan Pramuka. 

Bagi Pak Harto, Presiden RI ke-2, program pendidikan kepramukaan adalah sangat penting. Dan pendidikan kepramukaan adalah pendidikan yang harus diarahkan untuk selalu menjadi pendidikan yang bertujuan membangun manusia pembangunan.

Gerakan yang betujuan menumbuhkan tunas-tunas muda bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, dalam artian mandiri, memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan serta mengamalkan sila-sila yang ada dalam Pancasila. Untuk mencapai terwujudnya tujuan tersebut, menurut Pak Harto sebagaimana yang disampaikan dalam pidatonya pada pembukaan Musyawarah Kerja Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan Kwartir Daerah Se-Indonesia pada 12 April 1971 di Istana Negara, dibutuhkan pembinaan yang menserasikan antara ketinggian moral dan ketajaman akal. Antara tanggung jawabnya kepada diri sendiri dan tanggung jawabnya kepada masyarakat, antara usaha untuk mengejar kemajuan lahir dan kemajuan batin. Singkatnya, suatu usaha untuk melahirkan manusia Indonesia yang utuh dan penuh keseimbangan, yang dapat berdiri sendiri, mampu bertanggung jawab kepada dirinya dan masyarakat.

Dalam membina tunas-tunas bangsa itu sangatlah penting adanya latihan-latihan untuk menumbuhkan kepribadian dan kepemimpinan. Salah satu latihan yang kerapkali dilakukan oleh Gerakan Pramuka adalah berkemah. 

Sebagai Pemimpin Bangsa yang sangat memahami apa yang dibutuhkan rakyatnya, sangat menguasai masalah sehingga mampu memberikan jalan keluar yang selalu tepat sasaran. Pak Harto paham betul apa yang dibutuhkan oleh Gerakan Pramuka dalam skala nasional, yaitu tanah lapang yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat berkumpulnya seluruh anggota Pramuka Se-Indonesia. 

Orde Baru mencatat, bahwa Pak Harto telah menghibahkan tanah seluas 200 hektar di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Yang kemudian dinamai Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur, tetapi masyarakat umumnya lebih mengenal dengan nama Bumi Perkemahan Cibubur.

Berkat tanah hibah tersebut, untuk pertama kalinya, Pramuka memiliki bumi perkemahan. Di tempat inilah Jambore Nasional untuk pertama kalinya dilaksanakan pada tahun 1973, dan terus dijadikan tempat pelaksanaan Jambore Nasional selanjutnya. Dan di tempat ini pulalah, pertama kali Pramuka asal Papua ikut dalam kegiatan Jambore Nasional. 

Prestasi Pak Harto yang kala itu dipercaya sebagai Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka juga sangat luar biasa. Jika sebelumnya, anggota hanya ratusan ribu, dalam bimbingan Pak Harto jumlahnya meningkat pesat hingga lebih dari dua puluh juta, sehingga Pramuka menjadi organisasi kepanduan terbesar dalam jumlah anggota di dunia. 

Di tangan Pak Harto, Pramuka benar-benar mampu menjadi pendidikan yang bertujuan membangun manusia pembangunan. Membangun manusia pembangunan tidak lain adalah membangun manusia Pancasila. 

Membangun manusia Pancasila bukanlah pekerjaan mudah, tetapi bagi Pak Harto hanya dengan jalan itulah dapat meneruskan pembangunan dan menyelamatkan pembangunan bangsa. Hanya manusia Pancasilais yang dapat membangun masyarakat berdasarkan Pancasila.

Manusia-manusia yang tidak merasa memiliki Pancasila, yang tidak mengerti Pancasila, yang tidak menghayati Pancasila, yang tidak mencintai Pancasila, tentu saja akan sulit membangun masyarakat dan manusia Indonesia berdasarkan Pancasila.

Bagi Soeharto, tidak ada keraguan sedikit pun, bahwa pendidikan kepramukaan mampu menjadi wadah untuk melahirkan tunas bangsa yang Pancasilais. 

Reformasi seringkali mengkerdilkan jasa Pak Harto, era yang sudah berlalu 17 tahun yang lalu belum juga tuntas menuai hujatan hingga melupakan sejarah besar yang pernah ditoreh oleh Bapak Pembangunan, Presiden RI ke-2. 

Ditengah arus penolakan gelar Pahlawan Nasional bagi Jenderal Besar HM.Soeharto. Semoga era reformasi tidak malu-malu mengakui bahwa sejarah mencatat, Bumi Perkemahan yang berfungsi sebagai tempat pelaksanaan Jambore Nasional adalah jasa Pak Harto. Jangan juga lupakan sejarah, bahwa dalam bimbingan Pak Harto, Pramuka berhasil menjadi organisasi kepanduan terbesar dalam jumlah di dunia. 

Salam Pramuka !

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2015

Penulis : Gani Khair

Sumber: http://www.cendananews.com/2015/08/pak-harto-pramuka-dan-bumi-perkemahan.html

Rabu, 24 Agustus 2016

[ PROFIL ] KAK DINNA, CALON BIDAN YANG CINTA PRAMUKA

PRAMUKANEWS.COM | Selalu menjadi yang terbaik atau yang pertama, hampir menjadi impian semua orang. Tak terkecuali untuk Kak Dinna Sekretaris II Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwarcab Banyumas ini.

Nama lengkapnya lumayan panjang Dinna Azizah Budi Noor Rohmah, tetapi lebih akrab dipanggil Dinna. Untuk menjadi yang pertama khususnya dalam pramuka, Calon Bidan ini setiap ada pemilihan pemimpin pramuka selalu ikut mewarnai bursa calon.

Rupanya jiwa kepemimpinan sudah melekat pada gadis yang terlahir di Banyumas, 28 Agustus 1996 ini. Waktu menjadi penggalang di SMP N 1 Purwokerto dia terpilih menjadi Pratama Putri. Demikian halnya saat bergabung dengan Pramuka Penegak pada Dewan Ambalan  Garuda Shima SMA Negeri 2 Purwokerto dia memegang kendali Ambalan dengan menjadi Pradana Putri.

Kak Dina yang mempunyai hobi menari dan mendengarkan musik ini beralamat di  Desa Dukuhwaluh, RT 03 RW 05, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Saat ini masih kuliah di DIII Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Semarang Kampus Purwokerto Jurusan Kebidanan. “Bidan mempunyai tugas mulia, membantu Ibu-ibu yang kan melahirkan dan menyelamatkan bayi agar tetap sehat,” katanya.

Walaupun disibukan dengan kuliah, setiap ada kegiatan pramuka, dia selalu menyempatkan waktu untuk bergabung dengan teman-temanya di DKC. Walaupun terkadang harus berjalan kaki yang cukup jauh tak menyurutkan langkahnya membentuk kader kader pramuka Banyumas menjadi lebih baik. “Kami di pramuka sejak awal sudah dididik, untuk bisa mengatur waktu antara sekolah dan kegiatan pramuka, dan yang pasti pramuka itu keren, gembira dan asyik,” jelasnya.

Tempe adalah makanan favorit kak Dina dan segala macam susu serta jus buah adalah kesukaanya. “Mudah dicari dan menyehatkan,” terangnya.

Putri dari Bapak Budi Supono karyawan PDAM dan Ibu Sukesti ini, selama mengikuti pramuka, pernah menjadi Juara di LCTP Binwil Banyumas. Bahkan pada Tahun 2013 dirinya menjadi Kontingen Banyumas pada kegiatan Gladi Widya Cakra Adhi Birawa Kwarda Jateng.

Parsito Tommy

Minggu, 21 Agustus 2016

CALENGTONG BANYUMAS TERFAVORIT DI JAMBORE NASIONAL

PRAMUKANEWS.COM | CIBUBUR : Kolaborasi musik calung, tari lengger dan kentongan (Calengtong) yang dibawakan oleh Kontingen Kwarcab Banyumas, mendapat perhatian pada Parade Seni Budaya Nusantara Jambore Nasional 2016. Kontingen Banyumas mendapat predikat Terfavorit sehingga berhak tampil pada panggung utama pada penutupan Jambore Nasional, Sabtu malam (20/8/2016)

Pimpinan kontingen Bripka Yusuf Supriyadi, SH mengatakan upacara penutupan dihadiri juga oleh Mantan Presiden RI Megawati Sukarno Putri ditutup oleh Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault ikut menyaksikan penampilan Calengtong anak anak penggalang dari Kwarcab Banyumas.

“Kebanggan untuk Banyumas, karena tidak semua kontingen bisa tampil di pangggung utama, calengtong dengan menampilkan tari lengger “Rumekso dan Ngerong” dengan iringan musik calung dan kentongan mendapat sambutan meriah, dan menjadi favorit,” terang Yusuf.

Alunan calung dan kentong Banyumas, menjadi pusat perhatian para peserta dan undangan pada penutupan Jambore Nasional. “Bahkan secara serempak mereka ikut bergoyang mengikuti irama calung dan kentong, dan di akhir pementasan mereka mendapat aplause meriah,” kata Yusuf.

Yusuf menambahkan, tidak hanya pada parade pawai budaya yang mendapat perhatian. Pada festival makanan nusantara, stand Kwarcab Banyumas juga mendapat kunjungan terbanyak. “Dengan makanan khas “mendoan banyumas”, kita diserbu banyak pengunjung, mereka ingin mencicipi mendoan,” tambah Yusuf.

(Parsito : Wawancara dengan Pinkon Putra Bripka Yusuf Supriyadi, SH, Dokumentasi FB Kwarnas)

Megawati Terima Penghargaan Lencana Tunas Kencana dari Pramuka

Jakarta - Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menghadiri upacara penutupan Jambore ke-10 di Cibubur, Jakarta Timur. Kehadirannya ke bumi perkemahan itu dalam rangka memenuhi undangan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan agenda pemberian penghargaan Lencana Tunas Kencana.

Dalam pidatonya, Megawati mengatakan bahwa Jambore Nasional ke-10 sangat mendapat perhatian darinya. Selama kegiatan, para pemuda-pemudi Pramuka menunjukkan sikap berdisiplin dan riang gembira.

"Sebenarnya itu (penghargaan) bukan untuk saya, tapi untuk bangsa Indonesia," tutur Megawati di Jambore Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (20/8/2016).

Dia berharap, Jambore yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali itu dapat terus bertambah jumlah pesertanya. Sebab, kegiatan itu membentuk para pemuda bangsa menjadi pribadi yang berkreasi kreatif.

Praja Muda Karana, lanjut Mega, adalah anak-anak bangsa dengan kepribadian yang tegar, jujur, disiplin, serta yang utama mencintai negara dan bangsanya.

"Jumlahnya tahun ini 25 ribu, maka pada lima tahun mendatang tentunya yang masih berumur 11 tahunan masih bisa mengalami Jambore yang akan datang," ujar dia.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menjelaskan, pemberian penghargaan kepada Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu dikarenakan dia memiliki kontribusi besar terhadap gerakan Pramuka.

"Zaman Ibu Megawati itu rintisan awal program revitalisasi gerakan Pramuka dibentuk sebelum akhirnya diteruskan oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono," kata Adhyaksa saat pidatonya di acara Penutupan Jambore ke-10 Tahun 2106 di Jambore Cibubur.

Adhyaksa melanjutkan, Megawati selalu menghadiri setiap upacara Hari Pramuka pada masa kepemimpinannya, 2001-2014. Selain itu, dia juga yang mengalokasikan dana yang bersumber dari APBN dan APBD untuk Pramuka.

"Termasuk, dukungan atas terciptanya kesepakatan bersama lima menteri mengenai wawasan nusantara dengan memberikan kepercayaan, agar upaya pendidikan bela negara dilaksanakan melalui gerakan Pramuka," Adhyaksa menandaskan.

Megawati tiba di Jambore Cibubur pukul 19.00 WIB dikawal dengan sejumlah pengamanan Paspampres.

Mengenakan seragam Pramuka lengkap dengan baret cokelat, dia disambut oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault dan para tokoh yang terlibat dalam acara Jambore tersebut di Gedung Trisatya.

Dalam pertemuan itu, Mega berbincang mengenai seputar kegiatan yang sudah dilalui oleh para anak-anak Pramuka yang rata-rata berusia 11 hingga 15 tahun itu, yang datang dari 34 provinsi di Indonesia.

Sumber : http://m.liputan6.com/news/read/2582084/megawati-terima-penghargaan-lencana-tunas-kencana-dari-pramuka

Foto : Facebook INFO PRAMUKA JABAR