KOTA KEDIRI – Satuan Karya Pramuka (Saka) Bhayangkara Kota Kediri bersama Tim Dewan Kebudayaan Daerah Kota Kediri pada Minggu, 1 November 2026 melaksanakan praktik prakarya dengan memanfaatkan janur di Polsek Kediri Kota.
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 sampai dengan 12.00 WIB ini diikuti oleh Pamong, Dewan Saka , serta anggota Saka Bhayangkara angkatan 45. Praktik tersebut menjadi sarana pengenalan keterampilan tradisional sekaligus upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal.
Apel pagi mengawali pelaksanaan kegiatan. Bertindak sebagai pembina apel adalah Kak Aiptu Bagus Tri Cahyono, S.H., yang juga menjabat sebagai Pamong Saka Bhayangkara. Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri Kak Aiptu Ony Kristiyan, S.H., yang mendampingi jalannya rangkaian acara.
Setelah apel, Tim Dewan Kebudayaan Daerah Kota Kediri memberikan pengenalan teknik dasar pengolahan janur melalui penjelasan dan peragaan secara langsung.
Peserta diperkenalkan dengan tahapan membentuk janur menjadi berbagai ornamen tradisional, termasuk isian kembang mayang berupa keris, pecut, dan burung. Peragaan tersebut memberikan gambaran kepada peserta mengenai teknik dan proses pembuatan setiap bentuk hiasan.
Berbekal penjelasan dan contoh yang diberikan, para pamong, Dewan Saka Bhayangkara, serta anggota angkatan 45 kemudian mengikuti praktik pembuatan janur secara langsung.
Selama proses berlangsung, Tim Dewan Kebudayaan Daerah Kota Kediri memberikan pendampingan dan pengawasan agar peserta dapat mengikuti tahapan pembuatan dengan baik. Peserta tampak antusias mengembangkan keterampilan mereka melalui pembuatan berbagai ornamen, kemudian membawa pulang hasil karya masing-masing.
Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar budaya yang berkembang di masyarakat. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai teknik pengolahan janur, tetapi juga berkesempatan mengasah kreativitas melalui proses pembuatannya. Kolaborasi dengan Tim Dewan Kebudayaan Daerah turut memperluas ruang pembelajaran anggota Saka Bhayangkara mengenai kekayaan tradisi daerah.
Melalui praktik pembuatan janur, Saka Bhayangkara Kota Kediri mendorong anggotanya untuk mengenal dan menghargai warisan budaya lokal sekaligus mengembangkan kreativitas serta keterampilan.
Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi peserta untuk turut memperkenalkan tradisi daerah kepada lingkungan sekitarnya. Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan semacam ini menjadi salah satu bentuk partisipasi nyata dalam menjaga keberlangsungan budaya Indonesia.


Post a Comment