You are here
Home > Berita Cabang > Pramuka Peduli Banyumas Bantu Evakuasi Jenazah Tukang Becak

Pramuka Peduli Banyumas Bantu Evakuasi Jenazah Tukang Becak

PRAMUKANEWS.COM | Banyumas : Pramuka Peduli Banyumas Bantu Evakuasi Jenazah Tukang Becak

Setelah mendapat informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, adanya orang meninggal di Emper Toko Jl. Gerilya Purwokerto Selatan, Minggu, 10 Mei 2020 sekitar pukul 09.40 WIB, Relawan Pramuka Peduli langsung menuju lokasi.
Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas Heriana Ady Chandra menceritakan kronologi kejadian, sekitar pukul 09.00 WIB Satpam Daeler Mitsubishi Motor Akhmad Supriono (37 th) melaporkan penemuan orang meninggal dunia. Selanjutnya melaporkan ke berbagai pihak.
Polsek Purwokerto Selatan bersama Perawat Puskesmas Purwokerto Selatan mendatangi TKP dan mengamankan lokasi kejadian. Kemudian relawan Pramuka Peduli dan Tagana ikut membantu evakuasi berkoordinasi dengan Polsek Purwokerto Selatan.
“Atas seijin Petugas Polsek Purwokerto Selatan, Tim Pramuka Peduli mengecek identitas di dompet saku celana. Setelah di periksa di dalam dompet berisi Uang Rp 50.000, Kartu Alfmart dan KTP,” kata Ady
Dari KTP Tersebut, ditemukan identitas
Suwarto (66 th) alamat Jl. Pramuka RT 02 RW 04 Kelurahan Purwokerto Kulon Kecamatan Purwokerto Selatan. Lokasi kejadian dekat dengan rumah sehingga keluarga memastikan, bahwa jenazah tersebut benar Suwarto.
“Menurut keterangan pihak keluarga sehari – hari beraktivitas mengayuh becak, terkadang juga jalan – jalan sendiri ke beberapa lokasi masih di wilayah Purwokerto,” terang Ady
Tim Inafis Polresta Banyumas dan Dokter Puskesmas Purwokerto Selatan melakukan pemeriksaan jenazah. Kemudian setelah diperiksa, kondisi Jenazah tidak ditemukan tanda – tanda penganiayaan. Jenazah murni meninggal karena sakit, dimungkinkan karena dehidrasi.
“Selanjutnya jenazah dibawa ke RS. Margono Soekardjo Purwokerto guna disucikan dan di Kafani. Kemudian jenazah di makamkan di TPU Kelurahan Purwokerto Kulon Kec. Purwokerto Selatan,” pungkas Ady

Jurnalis : Tri Hidayatul Ahmad Ismail

Top