You are here
Home > Berita Nasional > KEHIDUPAN BUMI PERKEMAHAN BHAKTI SAKA KALPATARU DAN SAKA WANABAKTI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2019 SECARA RESMI DIBUKA

KEHIDUPAN BUMI PERKEMAHAN BHAKTI SAKA KALPATARU DAN SAKA WANABAKTI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2019 SECARA RESMI DIBUKA

PRAMUKANEWS | Cibubur – Jakarta Timur. Perhelatan Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Tingkat Nasional Tahun 2019 secara resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya upacara pembukaan kehidupan bumi perkemahan pada hari Selasa 19 November 2019 pukul 09.00 WIB yang mengambil tempat di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

Kak Ninda Puspita Dewi, S.Sos. dalam laporanya sebagai Bupati Pertikawan Nasional Tahun 2019 jumlah peserta yang hadir pada kegiatan ini adalah 3.572 orang yang berasal dari 33 Kwartir Daerah dari 34 Kwartir Daerah Se-Indonesia dan 4 orang tamu dari Pramuka Timor Leste. Selain itu, Kak Ninda menyampaikan bahwa sebuah harapan besar agar pramuka anggota Saka Kalpataru dan Wanabakti dapat menjadi Green Actor di Indonesia.

Dalam kegiatan Pertikawan Nasional terdapat sub kegiatan, dintaranya membawa tas belanja, Membawa tumbler / botol minum sendiri, membawa sendok garpu sedotan ramah lingkungan sendiri, membawa tas untuk mengantongi sampah yang ditemukan di jalan, mengetahui 17 SDGs, mendukung Dasa Karya Gerakan Pramuka sebagai langkah nyata Green Actor.

Ketua Kwartir Nasional dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kak Kingkin Suroso menyebutkan tujuan utama dalam kegiatan Pertikawan Nasional ini yakni meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti,  meningkatkan persaudaraan anggota gerakan pramuka, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup dan bermasyarakat.

Dalam arahanya, Kak Dr. Ir. Siti Nurbaya Abu Bakar, M.Sc. yang merupakan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia yang juga Ketua Majelis Pembimbing Nasional Saka Kalpatataru dan Wanabakti berpesan kepada seluruh peserta Pertikawan Nasional 2019 bahwa pentingnya penyelesaian masalah-masalah lingkungan yang ada di Indonesia dan Dunia Global.

“Perlunya penggerak dalam penyelesaian masalah tersebut dan gerakan tersebut terdapat di Gerakan Pramuka, Hijaunya Pramuka adalah Hijaunya Negara Indonesia,” ujar Kak Siti Nurbaya.

Dalam rangkaian upacara pembukaan kehidupan bumi perkemahan ini juga diampilkan  atraksi marching band dari SMK Kehutanan Kadipaten, Senam GNPDAS, koreo paper mob yang membentuk logo kementerian lingkungan hidup dan kehutanan, logo kegiatan, dan maskot kegiatan. Dalam Senam GNPDAS ini ditujukan untuk memecahkan rekor muri Senam GNPDAS dengan peserta terbanyak. Setelah Kegiatan upacara pembukaan dilanjutkan dengan kegiatan festival kuliner nusantara yang disajikan di stand masing-masing kontingen Kwartir Daerah. 14007-Feriadi Siregar

 

Top