You are here
Home > Berita Cabang > TOUR BUDAYA AJAK PESERTA RAIMUNA CABANG KAPUAS HULU BELAJAR DAN PELIHARA NILAI LUHUR BANGSA

TOUR BUDAYA AJAK PESERTA RAIMUNA CABANG KAPUAS HULU BELAJAR DAN PELIHARA NILAI LUHUR BANGSA

PRAMUKANEWS | Putussibau, Kapuas Hulu.  670 peserta raimuna cabang Kapuas Hulu yang berasal dari 15 Kwartir Ranting  mengikuti kegiatan tour budaya di kawasan rumah adat betang Bali Gundi Banua Sidiraang,  Kamis (15/8). Kegiatan tersebut guna mendekatkan para peserta kepada benda cagar budaya yang perlu dipelihara keberadaannya dan juga menjadi tempat pelestarian nilai-nilai luhur bangsa.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara dari gelaran Raimuna Cabang Tahun 2019 yang dilaksanakan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kapuas Hulu. Raimuna sendiri merupakan gabungan dua kata yaitu Rai dan Muna. Rai berarti sekelompok orang yang berkumpul untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan bersama. Sedangkan Muna adalah daya kekuatan jiwa seseorang yang berpengaruh baik dalam mencapai kesuksesan.

Peserta raicab antusias belajar membuat salah satu kerajinan khas dayak

Dalam pengenalan objek cagar budaya, para peserta ditugaskan untuk mempelajari beberapa kerajinan, alat musik, pakaian, dan senjata tradisional yang terdapat di rumah betang. Para peserta harus mengeksplorasi benda-benda tersebut untuk mendapatkan informasi.

Mereka harus mencari benda-benda yang memiliki nilai universal sehingga menjadikan rumah betang menjadi sebuah objek warisan dunia. Dengan mengikuti kegiatan pengenalan cagar budaya tersebut, diharapkan para peserta nantinya dapat menjadi agen-agen pelestari benda cagar budaya. Mereka diharapkan dapat menyebarkan informasi tentang kandungan nilai-nilai luhur yang didapatkan kepada kaum muda lainnya.

Ditanya mengenai kesan terhadap kegiatan yang baru selesai dilaksanakan, Yesa Merani salah satu peserta dari Kwarran Suhaid mengatakan “saya sangat terkesan dengan hal-hal baru yang saya dapatkan. Ini merupakan pengalaman pertama bagi saya berkunjung ke rumah adat betang. Semoga kedepannya saya juga bisa berkunjung ke rumah adat betang dan dan rumah adat lainya agar dapat menambah wawasan saya akan nilai-nilai luhur budaya dan sejarah yang ada Kapuas Hulu pada Khususnya dan Indonesia pada umumnya”. (14007/Feriadi Siregar)

Top