You are here
Home > Berita Daerah > Pramuka Diminta Jadi Penyuluh Pencegahan TBC

Pramuka Diminta Jadi Penyuluh Pencegahan TBC

PRAMUKANEWS.COM | Semarang : Pramuka Diminta Jadi Penyuluh Pencegahan TBC

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo SH MIP mengajak agar Pramuka turut dalam pencegahan Penyakit Tuberculosis (TBC). Hal itu disampaikan dalam acara Jumpa Tokoh Raimuna Wilayah Binwil Banyumas di Bumi Perkemahan Munjulluhur, Senin malam (11/3). Ia menjelaskan sejak tahun 1908 zaman colonial Hindia Belanda sudah berusaha untuk memulai bendera start memberantas TBC. Ternyata yang mendirita sakit ini bisa menyerang baik orang penting, pejabat, bahkan masyarakat bawah. Salah satu Pahlawan Nasional yang sempat menderita penyakit ini adalah Panglima Besar Jenderal Soedirman.

”Dan yang menarik lagi di gambarkan dalam alur setelah pemberantasan sampe hari ini belum tuntas. Dan Pramuka ternyata menjadi bagian yang diajak untuk melakukan penyeluruhan pada masyarakat bagaimana cara kita melawan TBC,” katanya.

Ia menambahkan, Pramuka kemudian di hantarkan turut serta menjadi penyuluh pencegahan penularan penyakit TBC. Salah satu cara yang bisa dilakukan yakni membaca, mencari sumbernya dari mana asal penyakitnya. Mulai dari prilaku tidur yang bersih, cuci tangan sebelum makan, dan saat batuk harus di tutup.”Saya sampaikan agar kita mengerti betapa tantangan dan harapan itu menjadi besar di berikan kepada kalian,” katanya.

Selain mengajak pencegahan penularan TBC, Gubernur Ganjar juga memotivasi siswa dari berbagai kontingen ini untuk berjiwa wirausaha. Hal ini guna menyambut bonus demografi agar terarah ke hal yang positif

”Kalau banyak anak muda yang produktif, apalagi berpendidikan, maka negara ini akan menjadi negara besar karena jauh lebih produktif. Sekarang anak-anak muda membuat aplikasi, bermacam-macam, mereka menjadi socio-enterpreneur dengan passion masing-masing,” ujarnya.

Ganjar melanjutkan, dengan bertambahnya jumlah penduduk di beberapa penjuru dunia, tantangan yang dihadapi pun semakin kompleks. Setidaknya ada tiga persoalan yang dialami oleh masyarakat dunia saat ini, yaitu ketersediaan pangan, energi, dan air. Persoalan tersebut tentunya harus ditangani secara bijak

Jurnalis : Tri Hidayatul Ahmad Ismail

Top