You are here
Home > Berita Ranting > 660 Pramuka Ikuti Pesta Siaga Kwarran Purwokerto Selatan

660 Pramuka Ikuti Pesta Siaga Kwarran Purwokerto Selatan

PRAMUKANEWS.COM | Purwokerto : 660 Pramuka Ikuti Pesta Siaga Kwarran Purwokerto Selatan

Sebanyak 660 Pramuka mengikuti Pesta Siaga Kwarran Purwokerto Selatan Rabu (14/11) di Taman Rekreasi Andang Pangrenan Purwokerto. Acara tersebut dibuka oleh Ny Alex Manurung.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Dra Sutiar Wismawati, M.Pd mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih kedisiplinan Pramuka siaga, mengembangkan kemampuan Pramuka, meningkatkan potensi diri serta menumbuhkan rasa tanggung jawab.

“Selain itu juga sebagai ajang meraih prestasi bagi anak didik dan evaluasi dari kegiatan pendidikan dan pelatihan selama ini, khususnya untuk kakak kakak pembina,” katanya.

Sutiar menambahkan kegiatan ini diikuti 33 pangkalan SD/MI se Kwartir Ranting Purwokerto Selatan, dengan jumlah 66 barung, masing-masing barung 10 Pramuka siaga. Mereka wajib mengikuti kegiatan di 8 taman termasuk taman bumbung kemanusiaan.

Diakir lomba ditetapkan sebagai pemenang untuk regu putra, juara 1 SDN 2 Karangpucung, juara 2 SDN 5 Karangpucung, juara 3 SDN 1 Teluk, juara harapan 1 SDN 5 Teluk, harapan 2 SDN 1 Purwokerto Kidul dan juara harapan 3 SDN 2 Karangklesem.

Sedangkan regu putri sebagai juara 1 SDN 5 Karangpucung, juara 2 SDN 2 Karangpucung, juara 3 SDN 1 Purwokerto Kidul, juara harapan 1 SDN 3 Berkoh, harapan 2 SDN 4 Karangpucung dan juara harapan 3 SDN 3 Karangklesem.

Kepala Sekolah SDN 2 Karangpucung Rasini, S.Pd M.Pd mengaku sangat bersyukur atas prestasi anak didiknya. Regu putra sekolahnya dapat mempertahankan sebagai juara 1 dan berhak mewakili Kwarran Purwokerto Selatan mengikuti pesta siaga tingkat cabang. Sedangkan regu putrinya meraih juara 2, prestasi ini sangat membanggakan baik bagi anak maupun pembina.

“Untuk persiapan ke Pesta Siaga Cabang, kami tidak ada persiapan khusus, karena latihan di SDN 2 Karangpucung sudah menjadi rutinitas, dengan para pembina yang sudah handal, paling mengintensifkan yang dirasakan masih lemah,” jelasnya.

Jurnalis : Tri Hidayatul Ahmad Ismail

Top