You are here
Home > Berita Gudep > SMAN1 LONG KALI PEDULI BENCANA GEMPA DI PALU

SMAN1 LONG KALI PEDULI BENCANA GEMPA DI PALU

PRAMUKANEWS| Organisasi dari SMAN 1 Long Kali yaitu Pramuka dan Osis bekerja sama untuk melakukan penggalangan dana. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari (6-7/10/2018) di depan Kepolisian Sektor Long Kali, yang mana sebelumnya sudah mendapat izin dari Kepolisian Sektor Long Kali. Penggalangan dana ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan sekitarnya.

Gempa bumi yang mengakibatkan terjadinya tsunami di Pantai Palu Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018).

Video-video mengenai tsunami ini sempat beredar di masyarakat melalui media sosial sebelum adanya konfirmasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers menyatakan bahwa tsunami tersebut memang benar-benar terjadi.

Kronologi tsunami itu terjadi beberapa menit setelah gempa besar berkekuatan 7,7 SR mengguncang Kabupaten Donggala, Kota Palu dan sekitarnya pada pukul 17.02 WIB.

Titik pusat gempa itu berada di kedalaman 10 km, tepatnya di 27 km Timur Laut Donggala. Dari pengamatan BMKG kemudian memperbarui data gempa besar tersebut. Data gempa pada pukul 17.02 WIB itu diperbarui menjadi berkekuatan 7,4 SR. Pusat gempa di kedalaman 11 Km dan pada arah 26 km utara Donggala.

Dwikorita dalam siaran pers jumat malam (28/9/2018) keluarkan peringatan dini tsunami pada lima menit setelah gempa terjadi. Tsunami akhirnya benar-benar terjadi sekitar pukul 17.22 WIB. Berdasar data pantauan BMKG ditambah informasi dari saksi lapangan, ketinggian tsunami mencapai 1,5 meter. Sementara di pesisir Mamuju tinggi kenaikan air mencapai 6 cm.

Dengan adanya kegiatan ini dapat membantu meringankan beban korban yang terkena musibah gempa dan tsunami. Dana yang ada dapat digunakan untuk membeli bahan makanan, pakaian dan lain-lain. Mengingat korban yang terkena musibah gempat dan tsunami membutuhkan bantuan kita, mari kita bantu dan jangan lupa do’a untuk korban gempat dan tsunami.

( ROSILA AGUS SUSILAWATI – 18026 | EDITOR WIDIA FAJRIANI-18027 )

Top