You are here
Home > Berita Cabang > 76 Pramuka Penegak Ikuti Orientasi Saka Wana Bakti

76 Pramuka Penegak Ikuti Orientasi Saka Wana Bakti

PRAMUKANEWS.COM | BANYUMAS : 76 Pramuka Penegak Ikuti Orientasi Saka Wana Bakti

Satuan Karya Pramuka (Saka) Wanabakti Banyumas menggelar orientasi anggota Jum’at-Minggu (13-15/10) di Bumi Perkemahan Wana Wisata Baturraden.

Orientasi diikuti sebanyak 76 Pramuka penegak dari berbagai pangkalan pramuka penegak di Kwarcab Banyumas. Ketua Dewan Saka Wana Bakti Yeyen Ratna Palupi mengatakan Saka Wana Bakti merupakan salah satu Saka (Satuan Karya) dalam Gerakan Pramuka Indonesia yang memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan khusus di bidang kehutanan dan lingkungan hidup serta menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab dalam mengelola sumberdaya alam.

Untuk tahun 2017 merupakan angkatan ke XXXIII. “Ruang lingkup materinya meliputi pengelolaan hutan, pemeliharaan hutan dan sumber daya alam, penyelamatan hutan dan lingkungan hidup, dan pemanfaatan hasil hutan bagi masyarakat dengan pendekatan kepramukaan,” katanya.

Oientasi Saka Wanabhakti bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pengenalan, dan pengalaman di bidang hutan dan kehutanan. Materi yang diberikan penekanan kepada beberapa materi yang berkaitan dengan kehutanan, sumber daya alam dan lingkungan hidup. Koordinator Pamong Saka, Rukim, SH mengatakan materi khusus dalam Saka Wanabhakti ini di kelompokkan dalam 4 (empat) krida.

“Empat krida tersebut yaitu Krida Tata Wana yang meliputi perisalah hutan; pengukuran dan pemetaan hutan; dan penginderaan jauh. Krida Reksa Wana yang meliputi keragaman hayati; konservasi kawasan; perlindungan hutan; konservasi jenis satwa; konservasi jenis tumbuhan; pemanduan; penelusuran gua; pendakian; pengendalian kebakaran hutan dan lahan; pengamatan satwa; penangkaran satwa; pengendalian perburuan; dan pembudidayaan tumbuhan, Krida Bina Wana yang meliputi konservasi tanah dan air; perbenihan; pembibitan; penanaman dan pemeliharaan; perlebahan; budi daya jamur; dan persuteraan alam dan Krida Guna Wana yang meliputi: pengenalan jenis pohon; pencacahan pohon; pengukuran kayu; kerajinan hutan kayu dan pengolahan hasil hutan,” katanya Penyampaian materi dilakukan dengan berbagai model, termasuk dengan Geladi Jelajah Wana (GJW).

GJW sangat menarik bagi peserta, karena peserta dikenalkan lagsung pada alam hutan yang ada.

Sumber : Parsito

Kontributor : Tri Hidayatul Ahmad Ismail

Top