You are here
Home > Berita Ranting > SAMBUT RAMADHAN DKR GELAR KEDUNGBANTENG BERSHOLAWAT

SAMBUT RAMADHAN DKR GELAR KEDUNGBANTENG BERSHOLAWAT

KEDUNGBANTENG : Pramuka Dewan Kerja Ranting (DKR) Kedungbanteng mengadakan kegiatan Kedungbanteng Bersholawat, Minggu (21/05) di Gedung Balai Desa Beji. Kegiatan dilaksanakan berkerja sama dengan Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Putra Nahdatul Ulama (IPNU) dan Ikalatan Putra Putri Nahdatul Ulama (IPPNU). Acara dihadiri oleh ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Kedungbanteng Sujadi S.Ag.

Dalam sambutanya Sujadi mengatakan kondidi saat ini, ada beberapa organisasi yang ingin memecah belah NKRI. Untuk itu ketua Kwaran ini meminta adik – adik Pramuka bersama sahabat dari PAC IPNU – IPPNU Kedungbanteng bisa menjadi contoh organisasi yang mempertahankan keutuhan NKRI dan keaneka ragamannya.

“Kegiatan bersama, dalam menyambut ramahan kali ini contoh kecil membangun kebersamaan dan persatuan diantara anak bangsa, untuk menciptakan suasana yang sejuk dan damai menyambut datangnya buan ramadhan,” kata Sujadi

Sedangkan Ketua DKR Dahlan mengatakan kegiatan diikuti 80 peserta. Menurutnya kegiatan ini untuk menambah ketaqwaan kepada Allah dan lebih mencintai Nabi Muhammad SAW.

Selain kegiatan bersholawat, dua organisasi pemuda ini juga membahas rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dalam mengisi kegiatan ramadhan di masing-masing desa.

“Dalam bulan Ramadan nanti, kita semua wajib meramaikan kegiatan positif yang ada didesa kita masing-masing. Bahkan kalo perlu kita menjadi inisiator dalam mengisi kegiatan dibulan suci, dengan kajian-kajian islami” kata Dahlan.

Selain itu perkembangan wilayah yang terjadi, juga menjadi sorotan pembahasan kali ini. Salah satunya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTB). Menurut Dahlan selain dampak positif dari pembangunan juga bisa muncul dampak negatif.

“Bisa jadi dengan adanya pembangunan tersebut akan menimbulkan permasalahan bagi desa tempat tingal kita, untuk itu kita harus saling memberi informasi dan menjalin kerja sama dengan pihak-pihak yang berkompeten untuk dapat meminimalisir dampak negatif, sehingga warga tetap merasa nyaman,” katanya

Akhmad Rizka Hakim

Top